PENGENALAN RINGKAS

Blog Kisah Cikgu ieta adalah penjenamaan semula bagi Blog ieta. Blog ini memaparkan pelbagai pengalaman penulis dan pembaca yang menghantar e-mail atau berjumpa sendiri dengan penulis, panduan dan kisah hidup manusia biasa dan kalangan guru. Juga tips, tutorial blog dan pelbagai panduan. Sesekali hal-ehwal bisnis, resepi dan isu-isu semasa dipaparkan untuk bacaan dan rujukan pembaca. Terima kasih sudi berkunjung. Kunjungan dan komen anda amat dihargai :)

SUBJEK TEKNOLOGI PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN (DPT 2263)

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ
Hari ni lewat buka komputer. Dari rakan sekelas Maia Tisa, saya berhasil mencari dari encik google. Moga memberi manfaat kepada rakan-rakan yang akan exam bersama pagi nanti ^__^
1.   beri contoh 5 media & fungsi.
Media massa adalah penyampaian mengenai informasi-informasi, pikiran, gagasan maupun komunikasi melalui perantara (media) kepada masyarakat umum.

Berikut adalah antara jenis-jenis media massa beserta contoh dan fungsinya :

1.    Media Cetak
Media Cetak adalah media yang terdiri dari lembaran kertas yang tertulis dengan sejumlah kata, kalimat, gambar, dan wacana yang ditata rapi serta berisikan berbagai macam informasi-informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi, hiburan, tips, lapangan pekerjaan, bisnis, aspirasi, opini, promosi dan juga mengenai kejadian di dalam dan luar negara.
CONTOH :
Surat kabar
Fungsinya :
   1.   Publishing the news (menerbitkan/menyiarkan berita/informasi).
   2.   Commeting On the news (memberikan komentar terhadap suatu 
        berita/informasi).
   3.   Entertaining Readers (menghibur pembaca).
   4.   Helping Readers (tips untuk pembaca bagaimana cara melakukan 
        sesuatu). 

2.    Media Elektronik
Media Elektronik adalah sarana komunikasi yang mempergunakan peralatan elektronik sebagai perantara dalam penyampaian informasi.

CONTOH

1.   Televisyen
Fungsi :
1. Sebagai sarana memperoleh informasi aktual dan faktual.
2. Sebagai sarana hiburan seperti tontonan film, musik, dan humor.
3. Sebagai sarana menyampaikan pendapat dan berbagi.
4. Sebagai media belajar seperti tv education dan program siaran pendidikan.
 2. Komputer
     Fungsi :
1.    Sebagai alat mempermudah kerja.
2.    Sebagai alat Komunikasi.
3.    Sebagai Alat Hiburan.
4.    Sebagai Alat Pendidikan.
5.    Sebagai Alat Informasi.

3. Handphone
  Fungsi :
  1.     Sebagai alat hitung (menggantikan kalkulator).
  2.     Sebagai alat bantu menterjemah bahasa secara digital.
  3.     Sebagai alat bimbingan siswa.
  4.     Sebagai alat mengambil gambar/foto untuk bahan belajar.

4. Tablet
Fungsi
1.    Boleh melihat email
2.    Boleh melakukan pencarian on-line
3.    Merakam podcast. Sementara kebanyakan sekolah di daerah tak mampu memberikan komputer untuk tiap murid. Ponsel menjadi salah satu alternative.
4.    Para guru boleh membuat blog (web log, catatan di situ) menggunakan ponsel. 
5.    Para siswa bisa mencari informasi pembelajaran di internet menggunakan ponsel.

4. Internet
Fungsi :
1.    Memperluas Wawasan dan Ilmu pengetahuan.
2. Sebagai sumber tambahan Pelajaran Yang belum di mengerti di Sekolah.
3.   Melatih Siswa Supaya Mengetahui Cara-cara Penggunaan Komputer.
4.    Sebagai Sarana Komunikasi.

5. Papan Tulis
Fungsi :
Sebagai media pembelajaran yang menggunakan titik-titik, garis-garis, gambar-gambar, tulisan-tulisan, atau simbul visual.


2.   sumbangan teknologi dalam pendidikan.
Teknologi maklumat telah mengubah cara manusia bekerja. Hjetland (1995) menyatakan bahawa “Technology can make our lives easier. Everyday tasks are simplified ”. Beliau juga menyatakan bagaimana teknologi dapat mempermudahkan tugas serta meningkatkan prestasi guru seperti penggunaan teknologi untuk kerja-kerja pengurusan dan kerja-kerja pengajaran dan pembelajaran.
Dalam proses pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan sistem Teknologi Maklumat dan Komunikasi (TMK) ini, terdapat banyak kebaikannya. Antaranya kita akan dapat berfikiran secara terancang dan dapat menghasilkan pembelajaran yang lebih berkesan, aktif dan bermutu.
Selain daripada itu, ianya juga terdapat perisian yang boleh kita gunakan dalam pengajaran kita. Perisian ini mempunyai nota, soalan dan ulangkaji yang membolehkan murid-murid berinteraksi secara langsung dengan komputer. Kaedah ini boleh digunakan sebagai alat bantu mengajar bagi sesetengah guru yang juga boleh digunakan sebagai pengganti guru semasa guru tiada dalam kelas.


Teknologi maklumat dan komunikasi juga boleh digunakan untuk merangsang minda murid supaya lebih segar dan sentiasa memberikan tumpuan sepanjang proses pembelajaran. Di samping itu, penggunaan ini juga boleh melibatkan internet. Dengan adanya internet, guru dan murid boleh menjalankan pengajaran dan pembelajaran secara terus-menerus.

Sejak perlaksanaan teknologi di sekolah sejak beberapa tahun yang lalu, terdapat beberapa perubahan yang dapat dilihat dengan jelas kepada pelajar dan guru-guru di sekolah yang betul-betul menggunapakai teknologi di sekolah. Lebih-lebih lagi peningkatan dalam kualiti dan peratus lulus peperiksaan awam. Dengan pengajaran dan ulangkaji telah diselangseli dengan TMK dan didapati penumpuan pelajar lebih dan mereka lebih memberi perhatian sehingga di saat terakhir pengajaran.
Apabila guru-guru mengunakan teknologi di dalam pengajaran mereka, pelajar ternyata lebih memberi penumpuan dan lebih memahami tajuk tersebut. Sebagai contoh, di dalam pengajaran Matematik, dengan menggunakan perisian yang dibekalkan dan didapati pelajar lebih seronok untuk belajar kemungkinan disebabkan ada audio, video dan grafik yang menarik berbanding guru yang menggunakan papan hitam sahaja (‘chalk and talk’ method).
Dengan penggunaan kemudahan komputer yang kini telah disediakan oleh kementerian pendidikan hampir di setiap sekolah, pendidik akan dapat menggunakannya dengan lebih cemerlang. Pendidik haruslah menyediakan Rancangan Pengajaran Harian (RPH) yang melibatkan penggunaan makmal komputer. Selain daripada itu, pendidik juga boleh menggunakan pelbagai perisian komputer berkaitan pendidikan yang kini mudah didapati di pasaran.
Sepanjang proses pengajaran sebagai contoh bagi subjek sains, penggunaan teknologi amatlah berguna. Ini kerana ianya boleh melibatkan murid secara langsung dalam proses pengajaran dan pembelajaran. Selain daripada itu, murid juga akan dapat berinteraksi dengan guru lebih kerap untuk mendapatkan maklumat mengenai apa yang diajarkan. Oleh yang demikian penggunaan teknologi amatlah berguna kepada para pendidik sekarang. 

3.   faktor2 tercetusnya idea teknologi
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CEPATNYA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Perkembangan teknologi semakin pesat dan cepat, khususnya teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini membuat manusia bagaikan tak terpisah oleh jarak ruang dan waktu. Dengan perkembangan teknologi yang kian maju, manusia dapat membuat berbagai macam peralatan sebagai alat bantu dalam menjalankan berbagai aktivitas untuk mendukung produktifitas.
Manusia senantiasa hidup dalam perkembangan komunikasi. Perkembangan komunikasi menuntut manusia untuk terus mengejarnya agar mampu bersaing dengan manusia lain. Maka terciptalah teknologi yang merupakan buah dari perkembangan manusia yang semakin maju tersebut. Dengan teknologi, kehidupan manusia menjadi lebih mudah dan komunikasi semakin berkembang. Akibatnya manusia harus menciptakan teknologi baru untuk mengejar kemajuan komunikasi yang semakin cepat tersebut. Begitulah hubungan segitiga kemajuan jaman.

Teknologi untuk menunjang kemajuan komunikasi itu sendiri terus menerus bermunculan, diimplementasikan dalam bentuk alat-alat yang memudahkan kebutuhan manusia. Mulai dari peralatan komunikasi paling sederhana, yaitu komunikasi dari mulut ke mulut, sampai peralatan teknologi terbaru berupa serat optik. Selalu muncul alat-alat baru yang menggantikan teknologi yang lama, atau muncul sebagai benda yang benar-benar baru. Alat-alat tersebut digunakan manusia untuk saling bertukar informasi, yang kemudian diistilahkan sebagai suatu sistem komunikasi. Sistem tersebut meliputi segala aplikasi yang dimiliki oleh alat-alat tersebut, akibat-akibat yang ditimbulkan, penggunaannya dalam kehidupan dan pertukaran informasi itu sendiri.

Perkembangan teknologi komunikasi ini tentunya memberikan pengaruh pada struktur masyarakat. Semakin lama semakin terbangun suatu ketergantungan antara masyarakat, teknologi, dan informasi. Salah satunya adalah dengan munculnya kelas-kelas sosial. Jika pada zaman dulu kelas sosial lebih banyak dipengaruhi oleh faktor ekonomi, pendidikan, dan politik, kini kelas sosial ikut dipengaruhi oleh kemampuan seseorang menggunakan teknologi. Seseorang yang mampu menguasai teknologi akan mengungguli orang lain yang tidak cukup memiliki kemampuan tersebut.

Selain itu faktor lainnya, yaitu :
1.           Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya. Teknologi informasi banyak berperan dalam bidang-bidang antara lain :Bidang pendidikan(e-education).Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka (Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “Flexible Learnin”. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy)” yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan.Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
2.           E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).
3.           Globalisasi juga membawa damapak yang signifikan pada perkembangan teknologi komunikai dan informasi. Hal ini membuat kesempatan untuk memperoleh iptek baru menjadi lebih besar. Namun, untuk dapat meningkatkan kemampuan ini, perlu dibangun daya adaptasi, asimilasi, dan kreativitas masyarakat yang kompatibel dengan persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan untuk tumbuhnya dan berkembangnya iptek dalam masyarakat dan bangsa indonesia. Oleh karena itu, persoalan yang fundamental adalah meningkatkan kemampuan (capability) individu dan masyarakat indonesia secara keseluruhan untuk beradaptasi, berasimilasi, dan berinovasi dalam bidang iptek.
4.           kemajuan dalam iptek ini akan sangat ditentukan oleh keberadaan kebudayaan yang menghidupkan dan mendukung semangat untuk mengeksplorasi dunia yang belum diketahui itu. Dan inilah yang dinamakan “melakukan penelitian atau meneliti” Hal ikhwal penelitian ini biasanya disebut riset. Dipandang dari sudut budaya, perkembangan iptek suatu masyarakat atau suatu bangsa dapat dijelaskan dalam hubungannya dengan faktor-faktor berikut :
·         Pertama, konstelasi nilai-nilai dalam masyarakat atau bangsa dan komitmen masyarakat secara keseluruhan yang menyalurkan motivasi untuk mendukung, menyakini, atau menerapkan iptek dalam pelbagai derajat serta jenis penggunaannya.
·         Kedua, kemampuan sistem iptek nasional dalam menghasilkan dan memasarkan hasil-hasil penelitiannya serta mendorong penerapannya secara efesien dan efektif dalam seluruh bidang kehidupan.
·         Ketiga, struktur lembaga-lembaga yang bergerak di bidang iptek yang menjembatani proses kreatif dan inovatif para penelitinya.
·         Sampai sejauh mana peneliti dan pekerjaan meneliti merupakan suatu profesi penting adalah produk dari suatu kebudayaan. Meneliti itu sendiri memiliki tradisi tersendiri sehingga tanpa adanya tradisi itu, peneliti dan kegiatan meneliti dipandang sebagai profesi dan aktivitas yang sama dengan jenis pekerjaan lain. Tradisi meneliti melembaga di negara-negara maju, salah satu ciri tradisi tersebut adalah kehidupan dunia penelitian dan pemanfaatan hasil-hasil penelitian untuk mencapai tingkat efesien dan efektivitas dalam memanfaatan sumberdaya yang langka dalam segala bentuk kehidupan umat manusia. Tradisi yang berkembang di kalangan mereka tiada henti-hentinya menuntut dihasilkannya produk atau proses baru yang lebih baik dan lebih murah.

Dalam konteks budaya seperti itu, peran dan fungsi peneliti serta profesi lainnya dalam bidang iptek telah secara riil mendapat tempat yang terhormat dalam masyarakat dan negara. Sekali peran dan fungsi tersebut melembaga, maka iptek memiliki potensi untuk berkembang, mengingat dengan melembaganya tradisi tersebut akan terwujud sekelompok masyarakat yang secara riil memiliki profesi di bidang iptek.
Persoalan mendasar dalam hal ini bukanlah ada atau tidak adanya organisasi secara legal formal, tetapi apakah telah tumbuh dan berkembang organisasi dengan semangat serta perilakunya yang sesuai dengan persyaratan-persyaratan untuk tumbuh dan berkembangnya suatu kehidupan akdemis sebagai landasan berkembangnya iptek. Oleh karena itu, perlu dilakukan otokritik dan evaluasi secara jujur, objektif dan terbuka, tetapi tetap berlapang dada terhadap apa-apa yang telah dilakukan dalam bidang organisasi organisasi iptek ini. Sekarang adalah waktu yang sangat tepat untuk melakukannya, sebelum kita terlambat, dalam rangka mengahadapi globalisasi dewasa ini.

4.   kesan teknologi terhadap pendidikan
Kesan positif penggunaan teknologi dalam bidang pendidikan


Pertama, penggunaan teknologi dalam pendidikan sememangnya boleh mendapat perhatian daripada pelajar dan memudahkan mereka menyerap ilmu yang disampaikan oleh seseorang pengajar. Pada masa kini, boleh dikatakan peralatan teknologi seperti komputer telah menjadi sebahagian daripada kehidupan generasi muda. Oleh itu, penggunaannya dalam bidang pendidikan dapat menjamin hasil yang memuaskan. Hal ini kerana penyampaian dapat dipersembahkan dalam bentuk visual yang menarik, animasi, 3D dengan suara yang dapat menarik perhatian pelajar terutamanya pelajar sekolah rendah. Ia juga dapat meringankan beban pelajar yang terpaksa mengalas beg yang penuh dengan buku ke sekolah sekiranya dapat digantikan dengan hanya beberapa keping CD-ROM pada masa hadapan.



Dari segi penjimatan kos pula, kos untuk mencetak buku dapat dijimatkan. Untuk memenuhi keperluan pelajar supaya setiap daripada mereka mendapat pinjaman buku teks, kerajaan terpaksa mengeluarkan kos yang agak tinggi untuk mencetak buku teks tersebut. Dengan adanya teknologi, kerajaan dapat menjimatkan banyak kos sebab proses pembelajaran dapat dijalankan tanpa buku. Hal ini juga dapat mengurangkan penebangan pokok-pokok untuk membuat kertas. Dengan perlaksanaan pendidikan jarak jauh, ia dapat menjimatkan kos pembinaan universiti dan infrastrukturnya. Program ini memanfaatkan infrastruktur sedia ada di tempat yang lengkap dengan keperluan asas seperti kemudahan komputer dan internet. Pelajar hanya perlu pergi ke pusat tersebut pada hujung minggu untuk berbincang dengan pensyarah tentang khusus yang diikuti. Oleh itu, pelajar tidak perlu mengeluarkan belanja yang banyak untuk kos pengangkutan dan tempat kediaman kerana mereka tidak perlu menghadiri kuliah di universiti.



Penggunaan teknologi dalam pendidikan juga dapat menjimatkan masa pelajar dan memupuk sikap suka membaca dalam kalangan pelajar. Dengan adanya teknologi, apa-apa maklumat dapat diperoleh dengan mudah hanya dengan satu klik pada tetikus. Berbanding dengan pelajar pada masa lalu yang terpaksa mencari maklumat dengan cara manual dan bahan bercetak hanyalah satu-satunya harapan untuk mereka memperoleh maklumat yang diingini, pelajar sekarang mempunyai kelebihan dengan adanya kemudahan internet. Hal ini kerana selain daripada bahan bercetak, pelajar juga dapat memperoleh maklumat yang diingini melalui internet dengan cepat. Penggunaan media elektronik juga dapat meningkatkan minat membaca dalam kalangan pelajar. Sebagai bukti, untuk membolehkan kita mengikuti perkembangan semasa dan menimba ilmu pengetahuan melalui internet, kita perlu membaca. Segala maklumat yang dipaparkan melalui laman web adalah dalam bentuk tulisan dan untuk mengetahui maklumat tersebut, kita perlu mahir membaca. Secara tidak langsung, ia dapat memupuk sikap membaca dalam kalangan mereka.



Dengan adanya teknologi yang canggih, segala tugas dapat dilaksanakan dengan cepat dan betul. Sebagai contoh, proses mencari maklumat, menyelesaikan tugasan yang diberi oleh pengajar dan lain-lain lagi. Memang tidak dapat dinafikan bahawa ini merupakan kebaikan daripada perkembangan teknologi. Adanya teknologi multimedia menjadi semakin menarik kerana teknologi ini baru diperkenalkan pada tahun 1990-an walaupun sebelumnya sistem CAL (Computer Aided Learning) dan hiperteks masih terbatas dalam media yang terpisah-pisah belum digabungkan seperti multimedia yang memiliki makna gabungan pelbagai media; teks, suara imej, animasi dan video dalam satu perisian (Jacobs, 1992).



Menurut Evans dan Nation (2000), penggunaan inovasi teknologi baru termasuk internet telah banyak memberi sumbangan dalam pendidikan dan diantaranya adalah menyediakan peluang untuk penambahbaikan mutu pendidikan (Oliver and Short, 1997), menyokong untuk memenuhi kehendak individu dalam program pendidikan (Kennedy and McNaught,1997) dan menyediakan peluang untuk belajar dengan lebih luas dalam konteks sumber asli (Laffley, Tupper, and Musser, 1998).



Menurut Lowe (2002) pula, pelajar mendapat pembelajaran secara talian merupakan satu kaedah yang menyenangkan pembelajaran mereka. Melalui pembelajaran ini, pelajar boleh belajar di mana sahaja dan pada masa yang dipilih oleh pelajar itu sendiri. Hal ini membolehkan pelajar tersebut dapat menguruskan masanya dengan lebih efektif dan pada masa yang sama ia melibatkan penggunaan kos secara efektif. Pembelajaran secara interaktif melalui talian membolehkan pelajar menerokai maklumat baru menerusi perpustakaan digital ataupun di laman web. Apabila semakin banyak teknologi diperkenalkan dalam bidang pendidikan, pendidikan jarak jauh menyediakan satu cara untuk menyebarkan maklumat dan pengetahuan secara global. Kini, pelbagai pengetahuan terkini dapat disalurkan melalui internet. Internet merupakan khazanah ilmu yang membantu berjuta-juta pelajar untuk mendapatkan maklumat dalam proses pembelajaran dan penyelidikan.



Kesan negatif penggunaan teknologi dalam bidang pendidikan



Adalah tidak dapat dinafikan bahawa suatu perkara memang terdapat pro dan kontra. Begitu juga hubungannya antara penggunaan teknologi komunikasi dalam bidang pendidikan. perkembangan teknologi banyak membantu dalam dunia pendidikan dewasa ini, namun perkembangan teknologi ini juga mendatangkan beberapa keburukan. Terdapat pelbagai isu dan masalah yang timbul berhubung dengan penggunaan teknologi komunikasi seperti internet dikalangan pelajar dan guru untuk tujuan pengajaran dan pembelajaran. Maklumat yang banyak di internet yang tidak ditapis akan mendatangkan bahaya dan kemudaratan khususnya kepada pelajar, yang menjadi antara golongan pelayar internet teramai di Malaysia . Terdapat banyak maklumat yang tidak sesuai seperti maklumat seks, hasutan, khabar angin, diskriminasi, dadah, promosi keganasan dan penderaan, perjudian dan sebagainya. Ini dapat dibuktikan melalui kajian yang telah dijalankan di Amerika yang mendapati 48% guru sukar mencari laman web yang bersesuaian untuk proses pengajaran dalam kelas.



Disamping itu, kebanyakan isi kandungan yang dipaparkan di internet tidak dapat dipastikan kesahihannya. Ini adalah kerana, seperti yang kita tahu, medium teknologi komunikasi seperti internet tidak dikawal oleh sesiapa dan semua orang mempunyai hak untuk menulis dan menyiarkan sebarang maklumat di internet. Maklumat ini boleh mendatangkan bahaya sekiranya pelajar tidak dapat membezakan antara maklumat yang betul dan yang salah. Ini akan menjejaskan matlamat pengajaran dan pembelajaran melalui internet. Oleh sebab itu, guru perlu berupaya menilai maklumat yang diperolehi daripada pelbagai media dan sumber serta berupaya membezakan ketepatannya supaya dapat membimbing pelajar mendapatkan maklumat yang tepat dan betul. Kemudahan yang disajikan oleh teknologi komunikasi dalam dunia pendidikan memberi keburukan kepada pelajar.



Dewasa ini, para pelajar tidak lagi kreatif dalam memberikan idea-idea sendiri dalam menyelesaikan sesuatu tugasan. Sebagai contoh, teknologi komputer telah menjadikan kerja-kerja penyalinan maklumat dengan begitu senang dengan hanya menggunakan arahan file dan hanya dengan menekan “copy” and “paste”, semua kerja sudah siap tanpa perlu bersusah payah memerah otak. Walaupun teknologi membawa kemudahan dalam sistem pendidikan hari ini, namun ada juga keburukannya dimana pelajar yang selalu mengakses internet, sebagai contoh lebih tertarik untuk duduk di hadapan komputer tanpa memikirkan kehidupan sosial samada dalam keluarga atau masyarakat. Senario ini akan menyebabkan pelajar menjadi pasif dan kurang berkomunikasi antara satu sama lain sedangkan untuk menjadi seorang yang berdaya saing mereka pelu berupaya untuk memberikan idea-idea yang bernas dan berkualiti bagi memantapan dan pembangunan kejayaan mereka.



Masalah plagiarisme juga boleh berlaku tanpa disedari oleh seseorang pelajar. Pelajar sekarang suka ’copy-paste’ maklumat yang dicari dari internet tanpa menyedari sama ada ia telah melanggari hak-hak pengeluar maklumat tersebut. Masalah ini diburukkan dengan wujudnya maklumat yang berlambak dalam internet yang senang diperoleh oleh seseorang pelajar hanya dengan satu klik tanpa diketahui oleh pengeluar maklumat tersebut



Selain itu teknologi yang digunakan untuk tujuan pendidikan ini juga memupuk sikap malas dalam kalangan pelajar. Dengan adanya teknologi yang canggih, kebanyakan tugas yang memerlukan kemahiran seperti melukis, mengira, menulis telah diselesaikan oleh komputer. Pelajar sekarang akan menjadi lebih malas dan kehilangan kemahiran-kemahiran tertentu dengan meningkatnya kebergantungan kepada komputer. Sebagai contoh, menaip dan mengira dengan menggunakan komputer dan mesin kira akan menyebabkan kemahiran menulis dan mengira pelajar merosot.



Masalah komunikasi dan plagiarisme juga boleh berlaku dengan penggunaan teknologi dalam pendidikan. Dari segi komunikasi, terutamanya mereka yang mengikuti program pendidikan jarak jauh, masalah komunikasi antara pelajar dan pensyarah mungkin wujud kerana mereka dijarakkan dengan sebuah komputer. Ia boleh menggalakkan komunikasi yang pasif antara pelajar dan pensyarah mereka. Fikirkan seorang pensyarah yang terpaksa berhadapan dengan banyak pelajar dalam satu masa melalui komputer,tidak mungkin dia boleh memberi perhatian yang sepenuhnya kepada seseorang pelajar dan menjawab persoalan yang dikemukakan dalam masa yang sama.


Daripada pandangan pesimis,isu kos yang dibincangkan oleh golongan optimis memberi penjimatan terhadap pengguna. Menurut pandangan golongan pesimis penjimatan kos juga tidak akan berlaku sekiranya pelajar menggunakan kemudahan komputer, internet secara berleluasa. Contohnya penggunaan komputer dan internet digunakan terlalu lama sehingga menaikkan bil elektrik selain harus membayar kemudahan internet yang digunakan.


5.   pndpt teknologi tkini & saranan utk tingktkn teknologi hingga tahun 2020.
yANG NI TERPULANG NAK BERI PENDAPAT APA PUN. Kalau rajin godek2 pada sumber2 di bawah pun ada :)


SUMBER
^___^ ^___^ ^___^ ^___^ ^___^ ^___^ ^___^ ^___^ ^___^ 
Bloggers dan rakan-rakan semua, doakan agar saya mudah menjawab soalan jam 9 pagi nanti ya. Terima kasih
SHARE

Cikgu ieta Sales Person Kelas Instagram Advance Online & Ebook Saka Sifu AjimAura (ID : 4)

Hai. Saya Cikgu ieta. Full Time Blogger, Internet Marketer dan Motivator Nasihat Niaga. Saya merupakan Sales Person Kelas Online Instagram Advance & Ebook Saka 4.0 milik Sifu Ajim Aura. Saya mengajar Kelas Blog dan Teknik Penulisan secara Personal Coaching One to One dan Group Coaching secara Online. Saya Leader kepada beberapa Group Laman Sosial dan Admin beberapa Group Di Telegram dan WhatsApp. Mempunyai 5 orang anak. Suami Pembantu Tadbir di Syarikat Semi Government. Saya Phrolapse Intervetebral Disc (Slipped Disc) bermula 17/4/2017. Kini Suri Rumah dan Blogger Full Time Online.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 orang yang sudi komen:

  1. Entri ni komen²nya masuk ke dalam g+ komen. Harap maklum

    ReplyDelete

1) Komen anda ditapis. Hanya komen berkaitan entri dan bukan link iklan sahaja disiarkan. Harap maklum.

2) Ingin beriklan? Sila e-mail kepada kisahcikguieta@gmail.com ya ^__^

Terima kasih sudi singgah dan komen... ^__^

AKTA KOMUNIKASI DAN MULTIMEDIA

AKTA 588, AKTA KOMUNIKASI DAN MULTIMEDIA 1998

Penghantaran sebarang komen, permintaan, cadangan ATAU komunikasi lain yang lucah, sumbang, palsu, mengancam ATAU negatif dengan niat untuk menyakiti hati, menganiayai, mengugut ATAU mengganggu orang lain dengan ATAU tanpa mendedahkan identitinya adalah suatu kesalahan boleh didenda tidak melebihi 58 ribu ringgit atau dipenjarakan selama tempoh tidak melebihi 1 tahun ATAU kedua-duanya sekali. HARAP MAKLUM

EMAIL CADANGAN ATAU PERTANYAAN ANDA DI SINI

Name

Email *

Message *